Back to Top

Hi, Guest!

  LOKASI :  Kota Bandung

Bergabung Selama :

BAGIKAN :   

Bagikan :
  • Produce Water Re-Injection ( PWRI)

Produce Water Re-Injection ( PWRI)

Update Terakhir
:
01 / 12 / 2019
Min. Pembelian
:
0
Dilihat Sebanyak
:
123 kali

Harga

CALL
Bagikan
:

Perhatian !

Perusahaan ini terdaftar sebagai Free Member. Hindari melakukan pembayaran sebelum bertemu penjual atau melihat barang secara langsung. COD (Cash On Delivery) atau bertemu langsung dengan penjual merupakan metode transaksi aman yang kami sarankan.

Detail Produce Water Re-Injection ( PWRI)

Dalam produksi minyak, umumnya akan dihasilkan hasil samping berupa Produced Water, yaitu air dari batuan reservoir yang ikut terbawa ke permukaan bersama minyak. Produced water menimbulkan permasalahan tersendiri karena jumlahnya yang banyak, dan kualitasnya tidak layak untuk langsung di buang ke lingkungan. Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk menangani produced water, yaitu dengan menginjeksikan kembali produced water, dengan demikian air dikembalikan ke dalam bumi. Proses Injeksi ini, juga dapat memberikan manfaat sebagai stimulasi sumur yang dikenal dengan Produce Water Re-Injection ( PWRI) . Water injection ( air injeksi) atau water flooding ( air banjiran) merupakan sebuah metode dalam industri minyak di mana air disuntikkan ke dalam reservoir, dengan harapan untuk menjaga tekanan dalam reservoir dengan demikian merangsang stabilitas produksi minyak. Sumur injeksi air dapat ditemukan baik di daratan juga di lepas pantai ( offshore dan onshore) , untuk meningkatkan perolehan minyak dari reservoir yang ada. Penyuntikan air ini, diperlukan karena : a. untuk mendukung tekanan reservoir ( juga dikenal sebagai pengganti voidage) , b. untuk menyapu atau menggantikan minyak dari reservoir, dan mendorong ke arah sumur. Secara umum air untuk injeksi ini dapat bersumber dari 4 jenis, yaitu produce water, air tanah, air sungai, dan air laut. Masing-masing sumber tersebut memiliki keuntungan dan kekurangannya masing-masing. Sedangkan produce water sendiri memiliki permasalahan pada kompatibilitas untuk digunakan sebagai injection water yaitu kandungan minyak, aktivitas biologis, dan korosi. Produced water yang digunakan untuk re-injeksi harus diolah terlebih dahulu agar dapat digunakan, yaitu dengan : 1. De-oiling. Penghilangan minyak bebas, minyak terdispersi dan grease yang terkandung dalam produced water. 2. Soluble organics removal. Penghilangan zat organik terlarut 3. Disifection. Penghilangan bakteri, mikroorganisme, ganggang, dsb. 4. Suspended solid removal. Penghilangan partikel tersuspensi, pasir, kekeruhan, dsb. 5. Oxygen removal. Penghilangan oksigen terlarut. 6. Desalination or demineralization. Penghilangan garam terlarut, sulfat, nitrat, contaminant, scaling agent, dsb. Pada umumnya persyaratan yang digunakan untuk PWRI adalah: • kadar oksigen < 10 ppb, • kadar gas terlarut 200 ppb, • tidak mengandung bakteri • tidak mengakibatkan kerak ( scalling) • Padatan ( ukuran 2-3 micron) 1-7 ppm Pengolahan PWRI meliputi • penghilangan partikel besar ( Pre-Treatment) , • penghilangan pengotor ( Main Treatment) , • penghilangan partikel mikron ( Polishing Treatment) , dan • pemurnian ( Tertiary Treatment) , Polishing dan Tertiary treatment merupakan pilihan untuk kebutuhan khusus. Proses pengolahan PWRI, merupakan rangkaian paket pengolahan air, yang perlu dilakukan dengan cermat agar dapat memberikan hasil yang Otimal. AsOS Oil Separator dengan pengalaman di bidang ini, memberikan layanan mulai dari: Basic Design, Perancangan FEED, Pembuatan DED, penyediaan alat proses dan Oil Separator, Instalasi, Supervisi hingga Commisioning dan Garansi Proses.
Tampilkan Lebih Banyak